Selasa, 27 Mei 2014

2 Tips Memperbaiki VGA Crash

sabampolulu.blogspot.com– Pernahkan kamu mengalami hal dimana kartu grafis atau VGA kamu mengalami crash sehingga komputer kamu freeze atau tidak bisa digerakan? Kartu grafis atau VGA bisa mengalami crash akibat beberapa hal. Kartu grafis atau VGA adalah komponen dalam komputer yang intinya bekerja dalam pengolahan gambar agar bisa menampilkan dengan sangat sempurna. Ada 2 tips memperbaiki VGA crash:


1. Tips pertama adalah cek dahulu posisi VGA kamu apakah sudah terpasang dengan benar, karena apabila tidak terpasang dengan benar maka akan posisi tersebut bisa tergeser apabila tiba-tiba terguncang. Jadi pastikan VGA atau kartu grafis sudah terpasang dengan kuat, dan usahakan menggunakan skrup agar terpasang kuat di casing dan motherboard.

2. Tips kedua adalah cek driver dari kartu grafis kamu, karena apabila kamu menggunakan kartu grafis seperti ATI atau Nvidia maka biasanya mereka akan memperbarui driver mereka dengan memberikan update. Jika kamu memiliki pesan error seperti dibawah ini, maka kamu bisa download installer terbaru dari kartu grafis kamu, lalu restart komputer kamu dan install.




2 tips memperbaiki VGA crash bisa kamu coba apabila mengalaminya. Tetapi pastikan kamu selalu mengupdate driver kartu grafis kamu agar tidak terjadi crash karena masalah software. Selamat mencoba.

Semoga bermanfaat !!

Selalu Ada Harapan

Assalamu’alikum Wr. Wb ..
Selamat malam sobat KS
Kali ini saya akan mem-posting cerita pembakar semangat sobat KS yang biasa disebut dengan MOTIVASI. Mudah – mudahan setelah membaca postingan saya sobat KS langsung termotivasi.
Oke langsung saja yaa, CEKIDOT,,.. Selamat membaca …..
SELALU ADA HARAPAN

            DALAM HIDUP, setiap orang punya harapan. Tapi sayangnya, tidak semua orang betul betul mengerti bagaimana hakikat pencapaian harapan tersebut. Harapan dibagun di atas mimpi dan cita – cita. Tekad, disiplin, maupun kerja keras adalah hal yang sangat mendasarinya. Kalau mau memperjuangkan suatu cita- cita, kita harus punya tekad sekuat baja, begitu kata orangtua. Tekad tidak boleh kendur hanya karena kegagalan yang dialami berkali – kali. Bukankah sudah disebutkan sebelumnya, bahwa di balik kegagalan sebetulnya tersimpan jalan menuju suskses.
            Disiplin adalah sikap diri yang selalu menopang tekad dalam mewujudkan cita – cita dan harapan. Tanpa disiplin, harapan tinggal harapan. Demikian juga kerja keras, merupakan proses nyata yang lahir dari kedisplinan tadi. Jadi, demi membentuk pola kerja keras yang konsisten, selamilah dulu makna kedisplinan.
            Intinya, selama anda punya tekad, disiplin, dan benar –benar bekerja keras, berharaplah sebanyak mungkin, tapi tetap terukur. “ Jangan berharap anda bisa mencapai luar angkasa kalau hanya menumpangi jenis pesawat Boeing 737 – 400”. Harapan tidak datang dari keberuntungan semata atau belas kasih orang lain, melainkan dari tangan anda sendiri. Bertekadlah, disiplinkanlah tekad itu, dan wujudkanlah dalam bentuk kerja keras. Tuhan tidak buta untuk melihat semua yang anda harapkan. Semoga terwujud, Aamiin .. ^_^
Sekian postingan hari ini semoga bermanfaat yaa ..
Wassalam ..

PROSES PEMBUATAN GULA KELAPA KHAS KABAENA



GULA KELAPA, OLEH-OLEH MENARIK DARI PULAU  KABAENA.

Pulau Kabaena (TOKOTUA) merupakan daerah yang cukup subur dengan alam dan pemandangan yang indah. Identik dengan gunungnya yang menjulang tinggi yaitu gunung Sabampolulu. Sehingga saya yang merupakan putera asli Kabaena berinisiatif memakai nama tersebut menjadi nama Blog pribadi saya, sabampolulu.blogspot.com

Masyarakat Kabaena terdiri dari 99 persen suku Moronene, penduduk pribumi menggantungkan hidupnya sebagai petani, nelayan dan budidaya rumput laut. Pohon aren, jambu mete, kelapa, coklat, cengkeh dan berbagai jenis tanaman pangan lainnya tumbuh subur di Tanah Tua ini. Begitu pula di laut memiliki potensi yang cukup besar, seperti perikanan, budidaya rumput laut dan  wisata bahari.

Dari semua potensi sumber daya alam yang di miliki oleh Pulau Kabaena, yang menunjukan identitas pulai ini adalah Gula Aren dan Gula Kelapa. Seolah orang tidak mengijakan kaki di pulau ini apabila tidak mencicipi kedua produksi Asli masyarakat Kabaena tersebut. Produk Gula aren dan Gula Kelapa sering dijadikan sebagai oleh-oleh bagi mereka yang berkunjung di pulau ini. Produk ini biasanya hanya sebagai buah tangan yang sengaja dibawa orang yang mengunjungi Pulau Kabaena. Produk ini termasuk penganan ringan yang gurih dan legit. Karena keistimewaan dalam pengolahan dan kemasannya, produk ini menjadi penciri kuliner dari Kabaena. Dengan masih mempertahankan proses pengolahan secara tradisional, membuat Penganan Gula  Kelapa Khas Kabaena berbeda dengan produk dari daerah lain.
13359381671203246733 
Perlu kita ketahui bahwa untuk menghasilkan penganan Gula Kelapa yang gurih dan legit maka diperlukan bahan-bahan alami yang baik, dalam hal ini khususnya gula yang akan digunakan untuk membuat penganan ini haruslah gula merah cair yang terbuat dari gula aren asli tanpa campuran. Jika tidak, maka hasilnya pun tidak akan bagus alias keras ataupun cepat rusak/basi.

Dari hasil pengalaman saya sendiri yang biasa membuat penganan ini, dapat kita tahu hasilnya apakah akan keras padat atau legit hanya dari gula merah cair yang digunakan. Apakah gula merah cair tersebut pada proses pengolahannya menggunakan cairan penjernih air enau mentah atau dalam bahasa kabaena disebut ( Tanga ) atau tidak. Jika menggunakan Tanga maka hasil gula kelapa pasti akan keras padat, namun jika tidak maka hasilnnya akan lembek/legit. Kemudian kelapa yang digunakan haruslah buah kelapa setengah tua, karena  jika kelapa yang dipakai sudah tua maka hasilnya tidak akan enak dan proses pengolahannya pun akan merepotkan. Jika buah kelapanya juga terlalu muda tidak baik karena tidak bisa diparut dengan menggunakan parutan tangan, yang biasa orang Kabaena sebut dengan nama (Pongkuru). 

Sebagai bahan tambahan yang bisa kita sertakan dalam pembuatan maupun tidak tergantung selera adalah beras ketan putih, bahan ini diperlukan dengan tujuan agar penganan Gula Kelapa lebih gurih dan legit. Dengan catatan  bahwa beras ketan harus dimasak terlebih dahulu.
Berikut rincian bahan dalam porsi produksi diatas 50 bungkus dan cara pembuatannya yang akan saya paparkan sebagai berikut:

ALAT :

  • Wajan atau Kuali Besar
  • Alat Pengaduk Besar 2 buah atau lebih (tergantung berapa orang yang mengaduk)
  • Kulit Jagung Tua Untuk Pembungkus (di cuci dan dibersihkan kemudian dibiarkan kering)
  • Tali Rafia Yang Telah di Potong-potong ukuran ± 30 cm Sebagai pengikat.


BAHAN :

  • Gula Merah Cair : 5 liter
  • Kelapa Setengah Tua sebanyak  ± 13 buah (di parut)
  • Beras Ketan : 2 kilogram (di masak)
  • Air Kelapa Murni : 2 liter


PROSES PEMBUATAN :

  • Langkah pertama, panaskan Gula Merah Cair hingga mendidih.
  • Tuangkan parutan kelapa kedalam wajan berisi Gula Merah Cair  mendidih sambil diaduk
  • Setelah beberapa saat, campurkan air kalapa murni diaduk hingga rata.
  • Terus di aduk hingga  proses setengah matang, selanjutnya campurkan beras ketan yang telah dimasak diaduk hingga rata.
  • Perlu diketahui bahwa proses pengadukan tidak berhenti, dimulai sejak parutan kelapa dituangkan hingga Gula Kelapa benar-benar matang dengan terus memperhatikan kondisi perapian agar tidak terlalu besar juga terlalu kecil, yang sedang-sedang saja. Karena jika terlalu besar apinya maka Gula Kelapa tidak  akan matang dengan baik.
  • Pada proses pengadukan, diperlukan minimal 2 orang yang mengaduk secara bersama. Dengan tujuan agar adonan tercampur dengan baik. Juga dikarenakan adonan sangat  berat ketika diaduk, apalagi ketika prosesnya hampir matang. Jika adonan tidak lagi melengket pada wajan atau alat pengaduk ketika di aduk dengan cara diputar dan adonan ikut terputar membentuk bulat, itu tandanya Gula Kelapa telah matang dan  adonan  siap diangkat dari perapian.
  • Selanjutnya didinginkan dulu, kemudian Gula Kelapa siap di bungkus / di kemas dengan menggunakan  kulit jagung dan diikat dengan tali rafia. Maka Gula Kelapa khas Kabaena telah jadi dan siap untuk dinikmati.

Demikian proses pembuatan Gula Kelapa Khas Kabaena yang saya paparkan, semoga bisa bermanfaat untuk kita semua. Jangan lupa tinggalkan komentar  Anda.. Terima kasih...
picture from http://tangkenokampoku.com/about.html

Minggu, 25 Mei 2014

TEXTURE

 
 
Texture 23 Mei 2014
Aliran angin laut itu terbayang di ingatan ini, hingga membawaku ke bayangan akan masa disaat aku berada di tepian pasir pantainya yang mengkilau. Duduk menyaksikan kerutan-kerutan gelombangnya, bersama udara sejuk menerobosi hidung yang tak bersalah ini. Keistimewaanya kemudian kudapatkan, setelah udaranya masuk tanpa pamit ke dinding paru-paru. Pejamlah mataku, perlahan-lahan perasaan ini terbuai. Renungi semua kesalahan dan kebaikan yang pernah di perbuat secara sengaja dan tidak. Tuhan.....Tuhan.....wahai Tuhan penjaga hati ini, dengarkan rintihannya,please......kali ini....dan untuk kali ini.

Hidup akan susah, akan susah jika di ratapi secara rutin terus-menerus. Begitupun dengan generasi, yang katanya akan meperbaiki masa depan dunia ini. Akankah itu jika terus meratap nasib??? Akankah itu jika selalu saja merenung tanpa pertangung jawabannya??? Dan akankah itu jika terus bergantung pada Tuhan???.
Hingga hari ini jiwaku masih saja tergoncang. Selalu saja berkumandangkan seribu kebingungan akan arti dari kehidupan yang sesungguhnya.
“ Sin.... kamu kemana ini hari???, ga’ ke kampus???”  salah seorang teman kos.
“ aku.... hmmm... ga’ kemana-mana... dikamar aja deh..., lagian hujan cuy..”.
                “ bukannya ada pemberitahuan Mid tuh...???”
Kapan?? Kapan sandiwara ini berakhir???  “Tuhan..........akankah ini berlanjut ? lalu kapan aku lelah?” Tergoyangkan lagi dengan kepribadian Idiot, masa bodoh lagi dengan semuanya. Tidak mampan dengan semua motifasi yang pernah terbayangkan. Hanya disaat itu saja berlakunya, kemudian memudar tanpa pamit. Hilang tanpa jejak. Seharunya bekasnya ada walau sedikit, tapi ini malah menjadi seperti banyagan semu, banyangan yang datang menghantui saja. Kemudian lelah, lelah tak beralasan. Sepatah katapun tak tersangkut di cogitation kiri dan kananku ini.

Kamis, 22 Mei 2014

Hipnotis

Pengen Hipnotis..??? (baca dulu baik-baik)

 

www.myhypnotherapyeft.com
Definisi : Hipnotis adalah salah satu cabang magic yang digunakan untuk bermain dengan alam bawah sadar manusia. Setelah seseorang memasuki alam bawah sadarnya, kita bisa menanamkan sugesti tertentu dalam pikiran mereka, dan membuat mereka melakukan hal-hal yang kita perintahkan.

Perlu Diketahui :
- Hipnotis (terutama “extreme hypnotist” seperti yang sering dilakukan Romi Rafael) hanya akan berhasil apabila sang objek (sukarelawan) bersedia dihipnotis.
- Alam pikiran manusia dibagi menjadi dua, yaitu alam sadar (conscious mind) dan alam bawah sadar (unconscious mind). Tujuan hipnotis adalah membuat sang sukarelawan berada di alam bawah sadar mereka. Keadaan setelah sang sukarelawan melakukan berbagai macam hal dalam pengaruh alam bawah sadar disebut “trans”.
 

Prosedur :
 

1. Percaya Diri
Sebelum melakukan hipnotis, anda harus benar-benar yakin dan percaya bahwa anda mampu menghipnotis orang lain. Yakinkan diri anda bahwa anda adalah seorang ahli hipnotis yang hebat. Tanpa rasa percaya diri, hipnotis yang anda lakukan pasti gagal.
 

2. Ritme
Sesuaikan ritme suara anda dengan kecepatan nafas sang sukarelawan. Hal ini bisa dilakukan dengan memperhatikan gerakan rongga diafragma saat sang sukarelawan bernafas. Saat yang paling tepat untuk menggiring sang sukarelawan memasuki alam bawah sadar mereka adalah saat mereka sedan menghembuskan nafas (seperti yang sering dilakukan oleh Romi Rafael).
Biasanya, jika hipnotis berjalan dengan sukses, tempo dan ritme nafas sang sukarelawan menjadi lebih lambat. Saat itu, perlambatlah tempo dan ritme bicara anda sesuai dengan ritme nafas sang sukarelawan.

3. Nada Suara
Ada dua macam nada suara yang dapat digunakan dalam hipnotis.
a. Nada Suara Monoton
Metode ini sering dipakai oleh Romi Rafael. Nada suara monoton adalah nada suara yang datar dan cenderung sama dari awal sampai akhir, dengan penggunaan kata yang terus-menerus diulang. Tujuan menggunakan nada suara monoton adalah agar alam sadar sang sukarelawan merasa bosan, sehingga ia lebih mudah memasuki alam bawah sadarnya.
b. Nada Suara Bergelombang
Nada suara yang dipakai adalah nada suara naik-turun, lemah-keras, rendah-tinggi. Pelaku hipnotis mula-mula akan berbicara dengan nada rendah, kemudian semakin meninggi hingga membawa sang sukarelawan ke dalam keadaan “trans”.
Silakan pilih salah satu nada suara yang sesuai dengan kepribadian anda. Pilihlah yang paling nyaman dan enak saat anda mengucapkannya.
4. Membawa sang sukarelawan memasuki alam bawah sadar
Pertama, perintahkan sang sukarelawan untuk melakukan suatu rutinitas, misalkan “Berhitunglah dari 1 sampai 10, tiap-tiap hitungan akan membuat anda memasuki alam bawah sadar anda”.
Atau “Tarik nafas dalam-dalam…dan hembuskan”.
Atau tanyakan “Siapakah nama anda?”
Di tengah-tengah proses itu, jabat tangannya, tatap matanya, dan lakukan sesuatu yang mengejutkan sehingga ia dengan cepat memasuki alam bawah sadarnya. Sesuatu yang mengejutkan itu antara lain :
-. Menyentakkan jabatan tangan
-. Mengangkat pergelangan tangannya ke atas
-. Menjentikkan jari anda ke dahi sukarelawan
Ingat, saat melakukan hal-hal tersebut, tetap pertahankan kontak mata dengan sang sukarelawan. Setelah itu, buat sang sukarelawan melakukan hal-hal yang anda perintahkan dengan kalimat hipnotis.
 

5. Kalimat Hipnotis
Kalimat-kalimat hipnotis harus diucapkan dengan lancar, tanpa kata-kata seperti “eee…”, “mmm..”, “eh…”, dan sebagainya. Kalimat hipnotis biasanya adalah kalimat perintah bernada sugestif, singkat, padat, dan diucapkan berulang-ulang.
Contoh kalimat hipnotis :
Hal pertama yang harus anda lakukan adalah……
Membuat diri anda merasa nyaman…..
Duduklah di kursi dengan kedua tangan di atas paha….
Setelah anda merasa nyaman…….
Fokuskan pandangan mata anda ke satu titik…..
betul……
Arahkan pandangan mata anda ke titik ini…….
Mata anda akan semakin berat……
Semakin berat…..
Dan anda akan tertidur……
(……..) menandakan anda harus memberikan jeda sebelum menuju ke kalimat selanjutnya.
Anda sekarang berada di tepi pantai yang indah…
Sangat indah….
Dan akan menjadi lebih indah……
Anda akan melihat ombak dan buih….
Angin sepoi-sepoi…
Pohon kelapa yang teduh…..
Rasakan semuanya…..
Rasakan dengan seluruh panca indra anda…..
Masuklah ke dalam air…..
Rasakan dinginnya….
Gunakan kedua tangan anda untuk berenang melewati lautan….
dsb….dsb….
 

Untuk menyadarkan kembali sang sukarelawan, anda bisa menggunakan kalimat berikut :
Anda akan melihat sebuah perahu….
Yang siap membawa anda meninggalkan pantai ini…
Tapi anda akan tahu….
Segala memori indah tentang pantai ini akan tetap ada dalam pikiran anda….
Ketenangannya….
Keteduhannya…
Jadi….
Naiklah ke perahu tersebut…….
Dan anda akan menemukan suatu pesan tertulis di perahu itu…
Mulailah berhitung dari 1 sampai 10…..
Dan tiap hitungan aakan membawa anda meninggalkan alam bawah sadar…
Dan kembali ke alam sadar….
dst…dst…
Yang perlu diingat, tempo, ritme, nada, dan volume saat mengucapkan kalimat hipnotis harus konsisten.
Hipnotis adalah cabang ilmu magis yang sangat sulit dikuasai. Untuk menguasainya diperlukan waktu yang tidak sebentar. Jadi, bila anda mempraktekkan hal-hal yang tertulis di sini namun masih gagal dalam melakukan hipnotis, hal itu sangatlah wajar. Teruslah berlatih dan berlatih, maka anda akan menjadi ahli hipnotis yang ulung.

Belum Usai


"Perjalananku Belum Usai"
Malam kian lepas
Dibuai mimpi dibalik sepi
Berjalan aku menelusuri lorong waktu
Kutemukan puing-puing luka negeri
Teriak semut-semut kecil digadai orang-orang berkuasa
CINTA naik lagi
Sebuahtanda seru yang harus dipertanyakan
            Berjalan aku menelusuri jalan setapak
            Kutemukan nenek jompo suntuk-lantuk kelaparan
            Mengumpulkan butiran beras di lumpur tua
Ditanak di atas nyala api malas
Berjalan aku di jalan aspal nan riuh
Kutemukan gedung-gedung mewah menyaingi langit
Berdiri angkuh mengejek gunung
Disanalah kandang kerbau-kerbau berdasi
            Membelok aku di sudu jalan sepi
            Tarif listrik, telepon, premium di naikkan
            Agar lebih mudah membeli peti mati, kain kafan dan
            Biaya gali kubur untuk mayat Indonesia
Malam kian lepas
Dibuaimimpi dibalik sepi
Perjalananku belum usai.

Berharap Engkau

Aku tak berfikir tentang hitam dan kelamnya kehidupan
aku tak peduli, sesulit apapun perjalanan
walau aku tak memiliki banyak keberanian
namun aku memiliki beribu harapan dan impian
 
dalam tiap helai nafasku kusisipkan rindu
di setiap lamunanku terlukis wajah yang ayu
terbayang jelas senyum manis yang tersipu
semua seperti nyata, namun itu hanya semu

aku sadar tentang diriku yang hanya debu tak berarti
yang hanya bisa bermimpi dan terus bermimpi
untuk mendapatkan cinta dari seorang gadis
yang memiliki paras yang elok bagai bidadari
aku tahu, betapapun kelam merangkum haru
luka yang terasa tak akan sembuh, ia tak lebih dari sebuah jedah waktu
memberi ruang pada jiwa  menemukan sepotong asa yang baru
untuk mendapat balas cinta dari gadis, yang telah lama kurindu.
 
Dariku sang pengagum rahasiamu..

Selasa, 20 Mei 2014

Contoh Sistem Transportasi Kapal Laut (Pelni)

TUGAS 2
SISTEM INFORMASI



                                             Nama     : YASIN MUBARAK
                                    NPM       : 13 650 182


Dosen Pembimbing : YUSRAN RAZIKUN



Soal:
 
Berikan contoh sebuah system, lalu tentukan :  

a.     Tujuan system 
b.     Masukkan system 
c.     Proses system 
d.     Keluaran system 
e.     Batasan system 
f.      Lingkungan luar system




jawab:

Contoh Sistem Transportasi Kapal Laut (Pelni)

 
Sistem ini dikembangkan untuk mempermudah proses pendistribusian tiket, proses reservasi ini memungkinkan pemesanan untuk tidak ketemu langsung dengan pelanggan, pemesan dapat melakukan proses reservasi kapanpun dan dari manapun melalui portal online yang disediakan.
Proses Reservasi hanya membutuhkan informasi KTP sebagai validator pada saat penukaran bukti reservasi dengan tiket. Validasi terhadap bukti reservasi dianggap valid jika informasi data KTP yang ditunjukan sesuai dengan data KTP yang digunakan pada saat reservasi.
Reservasi dianggap valid jika total bayar yang tertera pada proses reservasi sesuai dengan total setor yang masuk pada sistem, dengan tetap memperhatikan kode unik yang diperoleh pada saat reservasi. Karena kode inilah yang merupakan bagian terpenting untuk proses validisasi terhadap jumlah nilai setoran yang masuk ke sistem ini.
Sistem reservasi kapal laut pada suatu pelayaran sangat diperlukan guna efisien dan efektifitas pelayaran tersebut. Dalam sistem reservasi kapal laut ini mencakup segala informasi mengenai jadwal pelayaran, pemesanan tiket kapal laut, data penumpang kapal laut, biaya tiket kapal laut, pembatalan keberangkatan, daftar penumpang dalam suatu kapal, dan informasi-informasi lain.

Dengan terus berkembangnya teknologi internet, web menjadi suatu alat bantu yang tidak hanya mampu menyediakan informasi, tetapi juga mampu untuk mengolah informasi. Sehingga dengan menggunakan web daya jangkau layanan suatu maskapai pelayaran sangat luas dan juga memudahkan calon penumpang sehingga tidak perlu datang langsung ke kantor cabang, tetapi cukup menggunakan internet dimanapun berada untuk melakukan pemesanan tiket kapal laut. Proses pengolahan informasi pada sistem reservasi kapal laut dengan memanfaatkan teknologi web menyebabkan web menjadi media informasi yang dinamis yang dapat memudahkan calon penumpang dalam
pemesanan tiket kapal laut.

a. tujuan system
Mempermudah pengguna transportasi kapal laut untuk memperoleh informasi mengenai jadwal pelayaran, pemesanan tiket kapal laut, data penumpang kapal laut, biaya tiket kapal laut, pembatalan keberangkatan, daftar penumpang dalam satu kapal, pemesanan tiket kapal laut.

b. masukkan system(input)
Entri data merupakan informasi yang menyediakan data dan pengolahan data untuk segala informasi mengenai jadwal pelayaran, pemesanan tiket kapal laut, data penumpang kapal laut, biaya tiket kapal laut, pembatalan keberangkatan, daftar penumpang dalam satu kapal.

c. proses system
Data yang masuk dari pemesan difilter dengan beberapa kriteria, salah satunya adalah informasi mengenai jumlah nilai setoran yang masuk pada system, apakah sesuai dengan nilai yang seharusnya disetor.
Data yang masuk pada system reservasi ini yang berkaitan dengan informasi jadwal pelayaran,kelas tiket kapal, jumlah tiket yang diinginkan pemesan harus disesuaikan dengan ketersediaan tiket yang ada.
Data penumpang kapal laut diperoleh dari data reservasi yang sudah tervalidasi.
Tiket kapal laut dipelloreh dari data penumpang yang sudah tervalidasi.
Pembatalan keberangkatan dilakukan dengan melakukan konfirmasi pembatalan terhadap system.
Data daftar penumpang dalam satu kapal diperoleh dari data penumpang yang sudah tervalidasi dan penumpang yang sudah mendapatkan tiket. Data pembatalan tiket kapal laut juga diperhitungkan dalam penentuan penumpang dalam satu kapal laut.

d. keluaran system
Data reservasi, yang merupakan data pemesan yang telah tervalidasi.

e. batasan system
1.   Sistem tersebut tidak membahas bagaimana cara penukaran bukti sector dengan tiket aksi.
2.   Sistem tidak membahas penentuan jadwal dan tarif setiap.
3.  Sistem tidak membahas bagaimana cara tentang pembatalan tiket, termasuk berapa jumlah nilai dari nilai setoran yang dapat kami berikan kepada pemesan.

f. lingkungan luar system
Bank sebagai sarana pembayaran/ transaksi pemesanan tiket kapal laut. Instansi pelayaran.



Demikian Ulasan tentang contoh sistem yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat bagi kita semua,  Terima Kasih...

Jumat, 09 Mei 2014

Sistem Informasi Terhadap Lingkungan

TUGAS 1
SISTEM INFORMASI



                                                        Nama    : YASIN MUBARAK
                                                      NPM     : 13 650 182


                                            Dosen Pembimbing : YUSRAN RAZIKUN


SOAL :
  1. Apakah benar bahwa sistem informasi itu tidak harus selalu menggunakan komputer? Jelaskan!
  2. Mengapa sistem informasi itu penting bagi suatu perusahan!
  3. Berikan contoh sistem informasi yang terdapat di lingkungan : 
  • Kampus/sekolah 
  • Pertokoan
  • Pemerintah
  • Fasilitas umum ( rumah makan, stasiun, bandara, hotel ) serta dengan analisis sederhana tentang :
                    a)    Tujuan sistem informasi
                    b)    Sasaran sistem informasi ( pengguna )
                    c)    Fasilitas yang disediakan sistem informasi
                    d)    Informasi yang di hasilkan sistem informasi


JAWAB :
  1. Benar, Menurut pendapat saya sesungguhnya yang dimaksud dengan Sistem  Informasi  tidak harus melibatkan komputer. pada dasarnya pembuatan sebuah sistem bisa saja hanya dengan menggunakan cara manual (tanpa komputer), seperti mungkin proses peminjaman buku di perpustakaan, dan saya kira suatu Informasi itu bisa kita dapatkan dari berbagai bidang, seperti contohnya menggunakan majalah/koran, handphone dan lainnya. Memang penggunaan secara komputer atau informasi berbasis komputer akan menghasilkan informasi yang lebih akurat, berkualitas dan tepat. Dengan tujuan agar dalam pengambilan keputusan bisa lebih efektif dan efisien. Dan sistem informasi yang menggunakan komputer disebut sistem informasi berbasis komputer (Computer-Based Information System atau CBIS). Dan komputer merupakan salah satu alat untuk mengakses informasi, bukan satu-satunya. Jadi Menurut saya Sistem  Informasi  tidak harus melibatkan komputer. 
  2. Sistem Informasi memainkan peran yang kritikal didalam suatu organisasi/ manajemen perusahaan, karena sistem ini sangat berpengaruh secara langsung terhadap manajemen perusahaan ketika hendak dan bagaimana manajemen tersebut mengambil keputusan, membuat rencana dan mengelola karyawan. Selain itu sistem informasi berguna dalam hal meningkatkan sasaran kinerja yang akan dicapai. Semua itu akan sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan hidup perusahaan.
   3.    Contoh sistem informasi yang terdapat di lingkungan :
          1.  Kampus/ Sekolah 
               a.   Nama sistem
                     i. Sistem Pembayaran SPP (secara manual)
               b.   Kategori Sistem
                     i. Transaction Process System (TPS)
               c.   Penjelasan
                      i.  Tujuan Sistem Informasi
                           1.    Melakukan pembayaran bulanan sebagai persayaratan mengikuti
                                  kegiatan belajar mengajar di sekolah.
                      ii.   Sasaran Sistem Informasi
                            1.    Siswa-siswi/ pelajar di sekolah tersebut
                     iii.   Fasilitas yang Disediakan Sistem Informasi
                            1.    Lembar bukti pembayaran
                     iv.   Informasi yang Dihasilkan Sistem Informasi
                              1.    Daftar nama siswa yang telah melakukan dan yang belum melakukan
                                     pembayaran SPP.
                              2.    Laporan keuangan rincian total biaya SPP keseluruhan dari siswa yang
                                     diterima pihak sekolah.

         2.  Pertokoan
               a.    Nama Sistem
                       i.    Pembayaran barang-barang belanja
               b.    Kategori sistem
                       i.    Transaction Process System (TPS)
               c.    Penjelasan
                       i.    Tujuan sistem informasi
                             1.    Memudahkan pelanggan dalam melakukan pembayaran
                      ii.    Sasaran sistem informasi
                             1.    Seluruh pelanggan yang belanja di toko tersebut
                     iii.    Fasilitas yang disediakan sistem informasi
                              1.    Alat scan harga
                     iv.    Informasi yang dihasilkan sistem informasi
                             1.    Struk pembayaran
                             2.    Rincian nama barang yang telah terjual
                             3.    Rincian keuangan yang didapatkan

       3.  Pemerintahan
             a.   Nama sistem
                    i.    Sistem Informasi DPR/ DPRD (Penyerapan Aspirasi Masyarakat)
                   ii.    Melauli SMS Gateway dan Sekwan Tools.
             b.  Kategori sistem
                   i.    Management Information System (MIS)
             c.   Penjelasan
                   i.    Tujuan sistem informasi
                         1.    Untuk memudahkan komunikasi antara dewan dengan rakyatnya.
                   ii.    Sasaran sistem informasi
                         1.    Seluruh masyarakat Indonesia
                         2.    Fasilitas yang disediakan sistem informasi
                         3.    Melauli SMS Gateway dan Sekwan Tools
                 iii.    Fasilitas manajemen user
                         1.    Fasilitas backup data
                         2.    Fasilitas setting modem GSM
                iv.    Informasi yang dihasilkan sistem informasi
                        1.    Data responden yang mengirim sms
                        2.    Informasi-informasi penting yang menarik yang berguna bagi dewan

       4.    Fasilitas Umum

               1.    Rumah Makan
                      a.    Nama sistem
                             i.    Sistem Pemesanan Makanan
                      b.    Kategori Sistem
                             i.    Transaction Process System (TPS)
                      c.    Penjelasan
                             i.    Tujuan Sistem Informasi
                                    1.    Memudahkan pelanggan / konsumen dalam memesan makanan.
                             ii.    Sasaran Sistem Informasi
                                    1.    Seluruh pelanggan / konsumen yang mengunjungi rumah makan 
                                          tersebut. 
                           iii.    Fasilitas yang Disediakan Sistem Informasi
                                    1.    Nota pesanan makanan yang di isi sendiri oleh konsumen, terdiri
                                           dari dua rangkap yang diberikan kepada kasir dan juru masak.
                           iv.    Informasi yang Dihasilkan Sistem Informasi
                                   1.    Daftar menu pesanan makanan beserta harganya
                                   2.    Rincian data pengunjung / konsumen

              2.    Stasiun
                       a.    Nama Sistem
                               i.    Sistem pemesanan tiket
                       b.    Kategori sistem
                               i.    Transaction Process System (TPS)
                       c.    Penjelasan
                              i.    Tujuan sistem informasi
                                     1.    Memudahkan penumpang dalam melakukan pemesanan tiket
                             ii.    Sasaran sistem informasi
                                     1.    Seluruh penumpang yang akan melakukan perjalanan
                            iii.    Fasilitas yang disediakan sistem informasi
                                     1.    Sistem pemesanan tiket secara on line
                                     2.    Pemanfaatan jaringan internet untuk dapat beroperasi 24 jam non
                                             stop, dengan membuat akun whats app, we chat, dan line, untuk 
                                             dapat mengupdate informasi yang akan di ikuti oleh penumpang
                                             Kereta Api.
                            iv.    Informasi yang dihasilkan sistem informasi
                                    1.    Informasi jadwal keterlambatan kereta api
                                    2.    Informasi ketersediaan tiket kereta api
                                    3.    informasi tentang jadwal kereta api.

             3.    Bandara
                      a.    Nama sistem
                              i.    Sistem pemesanan tiket
                              ii.    Sistem informasi jadwal keberangkatan pesawat
                      b.    Kategori sistem
                             i.    Transaction Process System (TPS)
                             ii.    Management Information System (MIS)
                      c.    Penjelasan
                             i.    Tujuan sistem informasi
                                    1.    Untuk memudahkan penumpang dalam pemesanan tiket pesawat
                            ii.    Sasaran sistem informasi
                                    1.    Seluruh calon maupun penumpang pesawat
                           iii.    Fasilitas yang disediakan sistem informasi
                                    1.    E-Ticketing System
                                    2.    Fasilitas CITOS ( City Terminal System Online ) dan
                                    3.    Fasilitas AWAN ( Advanced Web Airlines Network ).
                          iv.    Informasi yang dihasilkan sistem informasi
                                   1.     Informasi ketersediaan tiket pesawat
                                   2.    Informasi tentang jadwal kebeangkatan pesawat.

           4.    Hotel
                    a.    Nama sistem
                           i.    Sistem pemesanan kamar penginapan
                    b.    Kategori sistem
                           i.    Transaction Process System (TPS)
                    c.    Penjelasan
                           i.    Tujuan sistem informasi
                                  1.    Untuk memudahkan konsumen dalam pemesanan kamar hotel.
                          ii.    Sasaran sistem informasi
                                 1.    Seluruh konsumen / pengunjung hotel
                         iii.    Fasilitas yang disediakan sistem informasi
                                 1.    Struk penyewaan kamar
                                 2.    Fasilitas web sebagai media informasi dan promosi.
                         iv.    Informasi yang dihasilkan sistem informasi
                                 1.     Rincian pengunjung hotel
                                 2.    Struk pembayaran kamar.